Sobat Sobat SenjuJasrizal.blogspot.com yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI... mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya....^_^

Sabtu, 19 Januari 2013

Bahasa Tagalog


Bahasa Tagalog  adalah sebuah bahasa yang terutama dipertuturkan di Filipina. Bahasa ini masih mempunyai hubungan keluarga dengan bahasa-bahasa di Indonesia maupun Malaysia. Tergolong keluarga bahasa Austronesia, bersama-sama dengan bahasa Maori, Indonesia,Melayu, Hawaii, dan bahkan bahasa-bahasa kesukuan di Taiwan. Kesamaan dengan bahasa Indonesia ini terletak pada banyaknya kemiripan kosakata seperti anak, mahal, murah, kambing, ako, ikaw, dan masih banyak lagi. Bahasa Tagalog atau kadang disebut Filipino, dituturkan oleh lebih kurang 21 juta orang sebagai bahasa pertama dan 50 juta lainnya sebagai bahasa kedua. Penutur bahasa Tagalog sebagai bahasa ibu terkonsentrasi di propinsi Bulacan, Bataan, Aurora, Batangas, Cavite, Laguna, Metro Manila, Nueva Ecija, Quezon dan Rizal. Sedangkan di luar Pulau Luzon, bahasa Tagalog dituturkan di kepulauan Lubang, Marinduque dan bagian utara serta timur pulau
Mindoro.
Pada mulanya bahasa Tagalog ditulis dengan huruf baybayin atau juga disebut alibata, yang berakar dari huruf Brahmi dan terdiri atas 17 huruf, yakni 3 huruf hidup dan 14 huruf mati yakni a,iI, u, ka, nga, ta, da, na, pa, ba, ma, ya, la, wa, sa dan ha. Bukti ini ditemukan oleh para penjajah Spanyol pada abad ke-16. Buku pertama yang ditulis dalam bahasa Tagalog adalah buku berjudul Doctrina Cristiana (Ajaran Kristen) pada tahun 1593. Buku tersebut ditulis dalam bahasa Spanyol dan dua versi bahasa Tagalog, yakni huruf Baybayin dan Latin. Sepanjang 300 tahun pendudukan Spanyol atas Filipina, banyak buku tata bahasa dan kamus yang ditulis tentang bahasa Tagalog ini. Antara lain, Vocabulario de la lengua tagala(1835) dan Arte de la lengua tagala y manual tagalog para la administanci en de los Santos Sacramentos (1850). Sastrawan Tagalog terkemuka pada masa itu adalah Fransisco Baltazar (1788-1862), dikenal dengan julukan Balagtas. Kemudian setelah lepas dari penjajahan Spanyol dan dilakukannya kajian terus-menerus terhadap bahasa-bahasa di Filipina oleh Institut Bahasa Nasional, maka pada tanggal 31 Desember 1937 Presiden masa itu Manuel L. Quezon menetapkan bahasa Tagalog sebagai bahasa negara atau wikang pambansa dari negara Filipina. Dan dipertegas lagi setelah lepas dari Amerika Serikat pada tanggal 4 Juli 1946. Meskipun sempat mendapat tentangan hebat dari pengguna bahasa utama lainnya, khususnya Cebuano, namun bahasa Tagalog tetap menjadi bahasa resmi Filipina. Mulai tahun 1940, bahasa Tagalog mulai diajarkan di sekolah-sekolah seluruh Filipina. Dan sejak tahun 1987 dikenal dengan nama Filipino.
Bahasa Tagalog terbagi atas beberapa dialek, seperti dialek Lubang, Manila, Marinduque, Bataan, Batangas, Bulacan, Tanay-Paete dan Tayabas. Namun secara umum dialek Tagalog dibagi menjadi dialek utara, tengah (termasuk Manila), Selatan dan Marinduque. Dari semua dialek Tagalog ini, hanya dialek Marinduqe-lah yang paling sulit dipahami, dikarenakan dialek ini mendapat pengaruh dari bahasa-bahasa Visayas. Bahasa Tagalog yang berakar dari bahasa Austronesia memiliki banyak kesamaan kosakata dengan bahasa-bahasa di Indonesia dan Malaysia. Selain itu, karena penjajahan Spanyol, maka banyak sekali kosakata bahasa Spanyol yang masuk dalam bahasa Tagalog, seperti contoh Kumusta ka? Merupakan serapan langsung dari ¿Cómo está?. Selain itu pengaruh bahasa Inggris juga sangat kuat dalam bahasa ini, selain bahasa-bahasa lainnya seperti bahasa Melayu, bahasa Sanskerta (melalui Melayu), bahasa Arab (melalui Melayu), bahasa Tionghoa dan bahasa-bahasa sekitarnya seperti misalnya Kapampangan. Disamping mendapat pengaruh, dua kosakata bahasa Tagalog juga di serap ke dalam bahasa Inggris, yakniboondock, yang berarti daerah pedesaan. Istilah ini dibawa oleh para prajurit Amerika yang bertugas di Filipina pada masa perang, berakar dari kata bundok. Selain itu kata cogon yang berarti sejenis rumput yang dapat dipakai untuk membuat jarring berasal dari kata kugon. Bahasa Tagalog mempunyai 26 fonem yaitu 21 huruf mati dan 5 huruf hidup. Di samping itu sistem tata bahasanya sederhana, di mana setiap silabi terdiri setidaknya satu huruf hidup dan satu huruf mati.
Contoh Bahasa Tagalog:
·         Oo = Ya
·         Hindi = Tidak
·         Kumusta? = Apa kabar?
·         Magandang umaga = Selamat pagi
·         Magandang hapon = Selamat siang
·         Magandang gabi = Selamat malam
·         Ano ang pangalan mo? = Siapa namamu?
·         Paalam = Selamat tinggal, sampai jumpa
·         Salamat = Terima kasih, Selamat
·         Walang anuman = Sama-sama
·         Mahal kita = Saya cinta kamu
·         Ano = Apa
·         Paano = Bagaimana
·         Sino = Siapa
·         Kapag = Kapan
·         Nasaan = Dimana
·         Bakit = Mengapa


TagalogMaknaIndonesia
kanankanan
tulongtolong
tanghalìtengah hari
dalamhatìpiludalam + hati
luwalhatìkeagunganluar + hati
duryándurian
rambutánrambutan
batíkbintikbatik
sarápsedap
isaesa,satu
apatempat
limalima
animenam
akoaku
ikawengkau
kamikami
kitakita
sanggolbayisanggul
dingdingdinding
halagaharga
babaeperempuanbibi
lalakilelaki
langitlangit
dagatlautdarat
timogselatantimur
payongpayung
kahoykayu
batobatu
putiputih
ulanhujan
sintacinta
buwayabuaya
bawangbawang
radyoradio
pulopulau
muladarimula
medyamedia
buwanbulan
taontahun

BilanganBahasa TagalogBahasa Indonesia
0seronol
1isasatu
2dalawadua
3tatlotiga
4apatempat
5limalima
6animenam
7pitotujuh
8walodelapan
9siyamsembilan
10sampusepuluh
20dalawampudua puluh
30tatlomputiga puluh
40apat napuempat puluh
50limampulima puluh
60anim napuenam puluh
70pitomputujuh puluh
80walompudelapan puluh
90siyam napusembilan puluh
100sandaanseratus
1000sanliboseribu
10000sampung libosepuluh ribu
100000sandaang liboseratus ribu
1000000isang milyonsatu juta
1000000000isang bilyonsatu miliar
1000000000000isang trilyonsatu triliun
Sumber: wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar