Sobat Sobat SenjuJasrizal.blogspot.com yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI... mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya....^_^
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Desember 2012

DUA PUTRI YANG DITUKAR KEKUASAAN


" KISAH 2 PUTRI PRESIDEN SBY " 

Kisah ini bermula pada tahun 1968, saat seorang anak tentara bernama Susilo Bambang Yudhoyono, yang akrab dipanggil Sus oleh teman dan keluarganya, lulusan SMA Negri Pacitan Jawa Timur.

Sus yang sekarang lebih akrab dipanggil SBY kemudian melanjutkan kuliah disalah satu universitas negri di kota Surabaya.
Di Surabaya inilah SBY menimba ilmu, dan sebagaimana remaja pada umumnya, banyak berkenalan dengan berbagai wanita. Diantaranya para wanita terdapat seorang wanita berdarah campuran Jawa-Philipina yang bernama Ida, mereka memadu kasih dan berikrar untuk setia sehidup-semati.

Dan pada tahun itu pula mereka melangsungkan pernikahan disebuah kantor catatan sipil diJakarta.

Dampak pernikahan tersebut, kuliah Sus pun terganggu dan berantakan, apalagi saat itu Sus belum memperoleh penghasilan tetap. Seiring perjalanan mahligai rumah-tangganya, Sus dan Ida dikaruniai 2 orang puteri dari perkawinan tersebut,yang bernama

Senin, 15 Oktober 2012

Partai Politik Yang Menjamur Membuat Rakyat Bertambah Bingung


Oleh   : Muhammad Yusrizal

           Masa jabatan presiden tidak sampai dua tahun lagi, imperium demoktat dari presiden SBY pun akan berakhir karena talah memerintah selama dua periode yang menurut undang-undang pemerintahan republik Indonesia hanya memberikan kesempatan dua kali berturut-turut yang secara otomatis akan memunculkan nama-nama baru dalam setiap partai politik untuk maju bersaing mendapatkan tampuk kepemimpinan tertinggi di Indonesia termasuk partai demokrat itu sendiri, begitu juga dengan masa jabatan anggota legislatif yang tidak akan lama lagi silih berganti menduduki kursi di daerah-daerah maupun di pusat, wajah-wajah lama dan baru akan selalu menghiasi kantor DPR.  Partai-partai politik berusaha menampilkan kader terbaiknya untuk mengikuti persaingan dalam menuju kursi  Republik Indonesia satu dan mendapatkan kursi terbanyak di pemilihan legislatif, partai-partai besar begitu gagah berani mengibarkan benderanya diantara partai-partai kecil. Demokrat, Golkar, PKS, PAN, PDIP, PPP yang notabenenya partai besar dan telah memiliki cukup pengalaman dalam panggung politik yang telah memiliki kekuatan dalam eksekutif dan legislatif akan bersaing ketat dalam setiap pemilihan eksekutif dan legislatif untuk kedepannya, akan tetapi partai Gerindra dan Hanura juga tidak akan pernah berhenti mengejar mimpi dan harapan agar masuk dalam jajaran partai besar tersebut.

         

Rabu, 10 Oktober 2012

Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2014

Berikut daftar 46 parpol calon peserta pemilu 2014:
1. Partai Demokrasi Kebangsaan
2. Partai Nasional Demokrat
3. Partai Pemuda Indonesia
4. Partai Hati Nurani Rakyat
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
6. Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia
7. Partai Kongres
8. Partai Serikat Rakyat Independen
9. Partai Kebangkitan Bangsa
10. Partai Indonesia Sejahtera
11. Partai Bulan Bintang
12. Partai Pemersatu Bangsa
13. Partai Amanat Nasional
14. Partai Golongan Karya
15. Partai Karya Republik
16. Partai Nasional Republik
17. Partai Keadilan sejahtera
18. Partai Gerindra
19. Partai Demokrasi Pembaruan
20. Partai Buruh
21. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

Genderang Perang Melawan Korupsi di Kepolisian

Oleh  : Muhammad Yusrizal

Kasus berbagai dugaan korupsi di indonesia ini seperti tidak ada habisnya, indonesia pada saat sekarang ini sedang mengalami gejolak dan peperangan di internal pemerintahan yakni peperangan terhadap korupsi, korupsi di indonesia seakan tumbuh subur dan telah bercabang dengan daun yang sangat lebat, para kalangan elit dan pengusaha kaya raya menjadikan ini sebagai ladang yang sangat tepat untuk memperoleh kekayaan dengan cara mudah tanpa memikirkan efek dari perbuatannya yang merugikan negara serta menyengsarakan rakyat. Institusi penegak hukum yang seharusnya bisa dipercaya oleh rakyat dan negara tidak tinggal diam untuk ikut mengambil bagian dan kesempatan merugikan uang negara, bahkan kasus korupsi yang melibatkan institusi kepolisian beredar nama-nama perwira tinggi kalangan elit kepolisian, hal ini sangat berdampak buruk terhadap citra kepolisian indonesia, rakyat semakin tidak percaya dengan institusi yang notabenenya penegak hukum di negara ini, rakyat slalu dibuat geram oleh tindakan korupsi yang dilakukan kepolisian terutama kepolisian lalu lintas yang setiap hari berhadapan dengan masyarakat, di setiap pelosok negara indonesia ini banyak memiliki oknum-oknum dari kepolisian lalu lintas yang bahkan melakukan korupsi secara terang-terangan seperti jika terjadi tilang dalam berkenderaan, dengan membayar sejumlah uang maka tidak akan ada proses sidang, terkadang oknum polisi ini seakan mencari celah tersebut dengan sengaja mencari kesalahan sang pengendara seperti jika kenderaan tidak memiliki penutup pentil ban,,,

Kamis, 04 Oktober 2012

Kalangan BER*UANG Sang Penikmat Subsidi BBM

Oleh  : Muhammad Yusrizal

            Pemerintah pada waktu yang lalu sempat pusing memikirkan rencana kenaikan harga subsidi BBM yang menimbulkan pro dan kontra, yakni kelompok yang menginginkan harga BBM naik karena mengikuti harga minyak mentah dunia yang meningkat serta kelompok yang menolak rencana kenaikan harga tersebut dengan alasan masyarakat kecil akan sengsara karena subsidi BBM khusus untuk kalangan bawah dan menengah yang mana pada akhirnya kelompok kontra yang menolak kenaikan harga BBM berhasil, akan tetapi masyarakat kecil dan menengah tetap saja dirugikan karena kebijakan pemerintah yang di nilai tidak efektif serta fakta di lapangan yang salah sasaran. Pemerintah sangat lemah, kebijakan pemerintah justru tidak bijak dalam menyikapi persoalan ini, pemerintah hanya makin menyengsarakan masyarakat kecil karena tidak tahu tujuan kepada siapa subsidi BBM itu diberikan, apakah untuk mereka dari kalangan elit dengan mengendarai mobil mewah yang menghabiskan BBM setiap harinya selalu nongkrong di pengisian premium yang notabenenya adalah BBM bersubsidi.  Rakyat kecil yang...............

Jumat, 14 September 2012

Kepemimpinan (Leadership)



Kepemimpinan  (leadership) adalah kemampuan seseorang (yaitu pemimpin) untuk mempengaruhi orang lain (yaitu yang dipimpin atau pengikut-pengikutnya). Kepemimpinan juga merupakan suatu kompleks dari hak-hak dan kewajiban yang dapat dimiliki oleh seorang atau suatu badan. Sebagai suatu proses sosial, kepemimpinan meliputi segala tindakan yang dilakukan seseorang atau sesuatu badan yang menyebabkan gerak dari warga masyarakat.

          Kepemimpinan ada yang bersifat resmi (formal leadership) yaitu kepemimpinan yang tersimpul didalam suatu jabatan. Ada pula kepemimpinan karena pengakuan......................

Rabu, 12 September 2012

Grafik Jumlah Parpol Di Indonesia (1955 - 2009)




  • Pada Tahun 1955 peserta pemilu legislatif ada 127 kontestan Partai Politik
  • Pada Tahun 1971 peserta pemilu legislatif  ada 10 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 1977, 1982, 1987, 1992, 1997 peserta pemilu legislatif ada 3 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 1999 peserta pemilu legislatif ada 48 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 2004 peserta pemilu legislatif ada 24 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 2009 peserta pemilu legislatif ada 38 kontestan  Partai Politik Nasional dan 6 kontestan Partai Politik Lokal (Aceh, NAD)

Selasa, 04 September 2012

Politikus Elit Panggung Sandiwara




Oleh   : Muhammad Yusrizal

            Imperium perpolitikan Indonesia sekarang ini dipenuhi oleh muka-muka yang sungguh tidak asing bagi setiap masyarakat yang memiliki televisi dirumahnya, namun bukan berarti mereka yang tidak mempunyai televisi dirumahnya lepas dari wajah-wajah yang sungguh familiar tersebut, dikoran maupun majalah selalu menonjolkan wajah-wajah ayu dan ganteng mereka. Stasiun televisi swasta..................

Rabu, 22 Agustus 2012

Grafik Partai Politik Di Indonesia Sejak 1955 - 2009




  • Pada Tahun 1955 peserta pemilu legislatif ada 127 kontestan Partai Politik
  • Pada Tahun 1971 peserta pemilu legislatif  ada 10 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 1977, 1982, 1987, 1992, 1997 peserta pemilu legislatif ada 3 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 1999 peserta pemilu legislatif ada 48 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 2004 peserta pemilu legislatif ada 24 kontestan  Partai Politik
  • Pada Tahun 2009 peserta pemilu legislatif ada 38 kontestan  Partai Politik Nasional dan 6 kontestan Partai Politik Lokal (Aceh, NAD)

Senin, 13 Agustus 2012

Politik Dalam Makna Panjat Pinang


Oleh   : Muhammad Yusrizal

Manusia  pada umumnya sering melupakan sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupannya, terkadang sesuatu yang dilupakan itu merupakan hal yang menjadikan dia mencapai sesuatu yang dicita-citakan atau lebih sukses dari sebelumnya dan semua itu berkat bantuan dan dukungan dari  sesuatu yang dilupakan tersebut. Manusia juga pada umumnya dengan mudah melupakan seseorang yang pernah berjasa dalam hidupnya dan setelah mendapatkan sesuatu yang diharapkan dari seseorang yang bisa membantunya itu maka hal itu dengan cepat dilupakan pula, itulah naluri kebanyakan manusia dewasa ini, ketika mereka berada dibawah maka ia dengan sendirinya akan bersikap rendah hati sedangkan ketika ia berada diatas (kesuksesan) maka ia juga dengan sendirinya bersikap angkuh dan sombong terutama kepada kalangan bawah yang notabenenenya orang yang menjadikan ia sukses dan berhasil. Tolak ukur mayoritas manusia dewasa ini adalah kekayaan harta, tingkat disegani dan dihargainya seseorang ataupun tidak dapat dilihat dari kekayaan yang dimiliki, manusia jauh lebih disegani dan dihargai jika ia merupakan

Kamis, 02 Agustus 2012

Krisis Nasionalisme Bangsa Indonesia

Oleh    : Muhammad Yusrizal

            Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia serta negara yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah di dunia akan tetapi itu tidak sebanding dengan keadaan masyarakat indonesia, cermin kemiskinan merupakan potret nyata yang menghampiri setiap pelosok negeri. Indonesia pernah disegani dan begitu di hargai oleh negara dan bangsa lain, indonesia pernah menjadi macan asia karena pengaruh yang besar diberikan terhadap negara lain, indonesia punya sosok pemimpin yang sangat karismatik, berani dan tegas seperti Soekarno, berani dalam setiap tindakan dalam negeri maupun dunia internasional serta tegas dalam mengambil sikap dan kebijakan. Kebijakan –kebijakan luar negeri yang diambil semata-mata demi memajukan indonesia serta menjadikan indonesia negara yang berpengaruh di dunia, pidato-pidato kenegaraan baik didepan masyarakat dan bangsa indonesia ataupun dihadapan bangsa asing sangat memberi kesan karismatik yang tinggi sehingga setiap orang yang mendengar akan ikut terlarut dalam setiap kata-kata yang disampaikan. Indonesia juga pernah memiliki pemimpin yang kuat dan begitu di hormati di asia tenggara seperti Soeharto, indonesia tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain, kedaulatan indonesia tidak pernah di ganggu gugat oleh negara lain karena apa? Itu semua karena sosok pemimpin yang menjadi kepala negara indonesia ini, merekalah sosok pemimpin yang diidolakan cara kepemimpinan pada masa sekarang ini terlepas dari kontroversi-kontroversi, korupsi ataupun diktator yang menimpa keduanya, ketidakpercayaan masyarakat dengan pemimpin menjadikan salah satu alasan masyarakat merindukan kembali sosok pemimpin seperti mereka.